Rabu, 10 Juli 2013

*** Seri bullying story

At Kindergaten

Kulangkahkan kaki kecilku menuju ruangan yang tidak terlalu besar, dan disambut oleh seorang perempuan dewasa cantik dan memperkenalkan aku pada seisi kelas kemudian mengantarkan aku pada satu tempat duduk.

"Mulai saat ini Nada ini kursi belajarmu" Ujarnya sambil tersenyum. Perempuan itu menyebutkan dirinya guru tepatnya Bu Maya, aku harus memanggilnya.

Sedikit bingung tapi aku merasa harus mengikuti semua yang dikatakan Bu Maya. Kususuri seluruh ruangan perlahan tidak banyak anak seperti aku diruangan ini. Perlahan aku menghitung satu..dua.. 15 anak. Beruntung aku sudah bisa berhitung sampai 20 saat ini. Mulai saat ini, aku mulai kegiatan baruku yaitu sekolah, berada di ruangan ini setiap pagi.
Sekolah itu apa ya? tanyaku dalam hati.

"Anak-anak semua belajarnya sampai disin dulu ya, sampai ketemu besok. Selamat siang anak-anak." "Selamat siang Bu Maya" koor seisi ruangan serempak. Aku hanya terdiam, mencoba mencerna.

Besok aku harus mengatakan itu bebarengan dengan yang lain, batinku. Aku keluar dari ruangan itu dan berjalan  menuju rumah. Karena jarak antara rumah dan sekolah dekat hanya berjarak satu blok maka aku sengaja dibiarkan pulang sendiri mengingat kesibukan orang tuaku yang keduanya mencari uang.

"Bocah jelek, menyingkir dari jalan ini" teriakan seorang bocah laki-laki dengan mendorong tubuh kecilku yang hampir tersungkur mengagetkan.
Sontak tubuhku bergetar ketakutan.
"Hey, kamu tuli?!! Pergi dari hadapanku, aku mau lewat jalan sini jelek" Sekali lagi bocah laki-laki itu mendorong tubuhku hingga aku terdorong cukup jauh.

Beruntung pertahananku sedikit kuat, aku hanya terdorong tapi tidak terjatuh. Tapi cukup membuatku mengeram kesakitan. Aku rasakan tubuhku membentur sesuatu di belakang. Aku menoleh sejenak, dan aku sudah berada didapan pintu sebuah rumah tua yang sudah ditumbuhi tanaman liar. Seketika kurasakan tubuhku bergetar lagi.
"Rumah kosong…"ujarku pelan "Haahahaha….." tawa menggelegar dari bocah laki-laki itu yang melihat wajahku ketakutan.
Rupanya bocah itu menangkap sinyal ketakutan dariku."Rumah itu rumah hantu." Jarinya menunjuk ke arah rumah yang berada tepat dibelakangku.
"Hantu itu besar dan hijau. Pintunya bisa terbuka sendiri dan suka nyeret bocah jelek sepertimu masuk ke dalam. Percayalah kamu ga akan bisa kembali setelah masuk ke dalam. Haahhahaha.
" Perlahan kumelirik kebelakang. tubuhku melemas dan cairan bening mulai membasahi pipiku. Aku berusaha keras bangun dan kulangkahkan kakiku yang merasa berat hingga akhirnya aku bisa berlari menuju rumahku..

Sejak hari itu Aku tidak ingin kembali ke sekolah. Bayangan peristiwa itu selalu terngiang di kepalaku dan membuat tubuhku bergemetar seketika.
"Aku tidak akan kembali ke tempat itu" janjiku dalam hati.
Ibuku mulai cemas denganku, karena tidak mau lagi pergi ke sekolah.

Pernah sekali ibuku berhasil membawaku kembali ke sekolah dengan syarat ibuku tetap berada didekatku. Aku mulai melangkahkan kakiku kembali ke ruang itu dengan tanganku mencengkram erat ujung baju ibuku. "Nak, ibu temani dari luar kelas ya, janji ga akan kemana-mana.
" Seketika tubuhku menegang. Alih-alih kulepaskan bajunya, cengkramanku semakin kuat dan menjadi-jadi. Ibuku mencoba melepaskan cengkraman tanganku dari bajunya. Aku hanya melihatnya tajam tanpa berkata apa-apa.
"Iya, ga papa ada Bu Maya ga usah takut ya. sekarang waktunya belajar, ibu nada nunggu di luar kelas sebentar ya." Ujar Bu Maya membujukku sambil mengelus lembut kepalaku. "Aaaaaaaaaaaaaaaaaa…………." aku berteriak sekencang-kencangnya.

Seketika aku menepis kasar tangannya secara kasar dan Ternyata reflekku terhadap sentuhan Bu Maya terlihat sangat tidak biasa. Entahlah. Aku hanya menjerit sejadi-jadinya hingga mataku melotot dan memerah. Ibuku yg ingin melepaskan cengkramanku seketika menarikku ke dalam pelukannya, menggendongku dan membawaku menjauh dari kelas.

"Maaf bu Maya, sepertinya belum mau diajak" Ucap ibuku singkat.
"Ya ga paap bu, hati-hati.." Jawabnya pelan
"Ya… sudah kita pulang ya nak,, berhentilah menangis.. cup…cup…." Cairan bening kembali mengguyur pipiku.

aku membenamkan kepalaku dalam pundak ibuku dan menutup mataku dan aku sudah merasa dialam mimpi.

Saat itu, aku sadar kalau reflek yg aku tunjukkan berbeda dengan anak kecil lainnya. Anak kecil lainnya, merasa senang ketika dibelai lembut rambutnya, dicium pipi chubynya.

Berbeda denganku sentuhan orang bagaikan sengatan listrik yg membuat tubuhku menegang dan aku tidak akan bisa mengontrol tubuhku lagi.
Entah aku akan menjerit atau mengerang. aku tidak bisa terpegang oleh siapapun kecuali Ibuku. Apabila orang lain atau bahkan sanak saudara memegang bagian dari tubuhku secara refleks bertindak anarkis, meronta dan menangis.
Tak jarang aku akan menendang atau bahkan menggigit sampai meninggalkan bekas luka. Mungkin bisa dikatakan Aku menjadi sedikit buas.

Ketidakstabilanku berdampak pada kesehatan juga. Tidak jarang ketika aku merasa ketakutan dan terancam suhu tubuhku ikut meningkat.
Sering kurasakan tubuhku lemas dan tubuhku menggigil.

Suatu ketika aku merasa berada di ruang es, aku menggigil kedinginan. Pandanganku kabur, samar-samar kurasakan tubuh ibuku mendekat dan memelukku.

"Nak, kamu panas sekali.. nada…nada…" Kudengar jelas suara ibuku memanggil terus namaku, tapi tubuhku tak bisa kukontrol dan terus menggigil.
"Pak, bawa ke rumah sakit aja, khawatir step. dia sudah menggigil seperti ini."
"Iya bu, sini aku gendong. Kita langsung bawa ke rumah sakit."

Aku bingung dengan apa yang kurasakan. Aku merasa berada di dunia lain yang semua nya aneh. Batu besar banyak mengelilingiku dan tembok-tembok besar itu semakin tinggi dan berjalan mengikutiku. Kepalaku sangat berat dan aku merasa tertindih.
Dan Semua gelap…
Inikah akhir dari semuanya….

Sabtu, 04 Mei 2013

*** Seri Suddenly Appear



LANGIT SEDANG MENGUJI


3 Mei 2013

“Hem,,”  Hari terakhirku bekerja di gudang, he…

“SELAMAT TINGGAL GUDANG…” Teriakku mengucapkan salam perpisahan pada gudang yg sudah menjadi kantorku selama hampir satu bulan ini.” Gudang = Kantor “ itulah status YM ku sebulan ini. (gakpenting.com)

Ada sedikit rasa berat rasanya ya hanya sedikit atau secuil ya, tapi banyak senangnya karena mulai minggu depan aktivitas kerja akan kembali seperti semula. Tidak ada disorientasi kerja, I hope so…

“Hari jum’at prediksi 90% macet, fiuuuuhhh…” gumamku…

Sengaja hari ini aku tidak terlalu terburu-buru pulang, “ santai sajalah, kecepatan 40 sepertinya cukup.”

Perlahan tapi pasti, pikiranku melayang entah kemana seperti biasa, “ ndfsoohfhegwpid…” ocehku gak jelas..

“Aish.. mengapa hari ini berasa begitu gelap lampu jalan knapa ga seterang biasanya se,, Allah aku ga suka gelap, aku rabun senja….” Gumamku sendiri. Tapi lucu juga, xixixixi aku menertawakan diriku. Apanya yg lucu yaks… toeng…toeng..

“Aku akan melaju seperti ini, zona aman untuk penglihatanku yg  tak lebih dari satu setengah meter. Dan berada di lajur kiri” gumamku memantapkan keputusan yg baru saja aku buat.

Kusapu pandanganku sesekali untuk mengamati jalanan yang mulai padat,,
Surabaya is usually…

Entah sudah beratus-ratus kendaran bermotor roda dua dan empat semakin memadati jalan. Dan…

Sekelebat tampak sesosok makhluk yg sepertinya tidak terusik dengan kemacetan yg terjadi, tetap melaju dengan kencang, dia ahli sekali. Aku menoleh lagi,, Aku melihatnya dari jauuuh… karena jelas dengan kecepatannya itu dia berada di lajur kanan berlawanan dengan aku. Entah mengapa dari banyak kendaraan aku terpaku pada sosoknya yg aku bahkan tidak jelas melihatnya. Tapi sepertinya aku sangat mengenal sosok itu, dan entah… reflek aku menaikkan kecepatan dan dengan sedikit berkelit aku kini sudah berada di lajur kanan. 

Motor itu.. dengan jaket hitam dan helm ink merah, tapi tas yg dipakai lebih besar dan berwarna orange dan bergelayut di pundak kanannya.

Mengapa aku jadi kepo banget, “Mirip….” Aku tak meneruskan ucapanku tapi menambah kecepatan untuk bisa memastikan lebih dekat. “Benarkah…”

Tak berselang lama, aku mulai berada tepat di belakangnya, dan aku melongo “Aku eja plat nomornya  W 3273 TV. Benar itu dia…”

Mr. Vixon merah kau muncul lagi setelah dua bulan ini aku tak lagi melihatmu dan aku hampir menghapus jejakmu.. Hanya angan kosong, Aku tak ingin memikirkan hal yg tidak pasti dan berharap pada hal-hal kosong seperti ini. 

Tapi, mengapa ada episode seperti ini,,,

Huhft ini melelahkan…

Aku bahkan bisa melihatnya ditengah kemacetan ini…

Dengan lampu jalan yg semakin meredup…

Dengan jarak pandangku yg tak lebih dari satu setengah meter…

Aku bahkan mengenalinya..

Hanya dengan melihat punggungnya dari kejauhan..

Aku bahkan bisa menemukannya..

Dan yakin itu sosok yg sama..

Dan bodohnya kini aku berada tepat dibelakangnya…

Aku hanya akan melukai diriku sendiri

Ritme jantungku mendadak tak terkontrol, serasa ingin meledak….
Hya…. Othoke?????
Bahkan aku tak mengenal DIA !!!!!!!
Doshite???

Hanya bisa memandangimu dari tempat ini, dibelakangmu..
Berharap kau sadar, dan menoleh,,

Dan ini bukan di dunia fantasi, tidak semua yang kau harapkan bisa terjadi, Dan benar saja… Tidak terjadi apa-apa (Gubrak..)

Suaraku tercekat di tenggorokan, dan aku kembalikan kesadaranku “Ini tidak mungkin…”

Aku tersenyum dan sengaja kukurangi kecepatanku seakan mengikhlaskan dia pergi…
(So… dramatic….)

Kupandangi sosoknya semakin menjauuuhh…. Sudahlah…
Aku terhenyak, dan spontan berteriak…

“Aaaaarg………” (gakjelas.com)

“Ini terlalu kejam,, setidaknya biarkan aku tahu namamu..”
“Yaaak… can you tell me whats your name?? just name no more…”
“Aaaaarg….. Aku bisa gila” (mendadak stress…)

Huft… kukendalikan emosiku yg sesaat tak terkendali, Istighfar………..

“Hem,,, Allah apa rencanamu untukku?? Apakah ingin mengujiku kali ini?? Apakah aku bisa sedikit request, beritahu aku namanya,, ya… hanya namanya saja. Itu sudah cukup buat aku. Aku tersenyum… Aish,,, apa yg sedang kupikirkan. Oke Allah, untuk episode ini aku berserah padamu.”

But, now you still stuck in my head..

*** Seri Suddenly Appear



MERASAKAN MUSIK ITU MUNCUL






4 Maret 2013

“Hem,,” Kutengok jam dinding kamarku sekali lagi memastikan bahwa jarum jam itu bergerak normal. 

“Tumben masih pagi bener, apa aku yg kepagian yaks…” gumamku sendiri ga jelas. 

“Baiklah, ga ada salahnya berangkat sekarang semoga menjadi Senin yang menyenangkan…”

“ASSALAMUALAYKUM aku berangkat...” Teriakku kepada seluruh penduduk rumah. Yg diikuti koor bersama “WAALAYKUMSALAM..”

Tepat 06.30 itu terlalu pagi menurutku untuk berangkat kerja. Sesuai dengan kalkulasi yg selama ini ku lakukan dengan rumus integral dan persamaan linear dimensi tiga (ngarang.com) tepat 06.45 adalah waktu yang paling efektif dan efisien tidak terlalu pagi dan insyallah tidak akan telat dengan catatan kemacetan jalan tidak melebihi ambang batas,, he… sedikit berlebihan sepertinya. Berbeda dengan hari ini, aku membiarkan diriku berangkat lebih awal, entah angin darimana…

Kulajukan varry tersayangku (sebutan untuk motor varioku) dengan kecepatan pelan, perlahan dan aku mulai menguap,,.  Huaaaaa….. Karena aku berangkat teralu pagi…

“Laalalalaaa…..kjffeeewpjqwkwuydjrkpe”  kebiasaanku dalam berkendara adalah mengoceh sendiri gak jelas untuk membuang kebosanan terutama saat ngantuk mulai menyerang. Terkadang kulantunkan hafalan ku yg masih sebatang kecambah atau malah sing a song, tergantung mood, xiixixi….

Ditengah kebiasaan aneh yg sedang kulakukan, aku berkedip berkali-kali seakan menyadarkan diriku sendiri bahwa ini bukan ilusi. Perlahan ku padangi dengan sesama sosok yg tepat berada didepanku. Sosok itu seakan tidak asing, mengingatkanku pada sosok yg sebulan lalu sempat berseliweran dipikiranku. Seperti.. mba kunti atau mas po ditambah dek yul dan sejenisnya.

“Vixon merah W 3272 TV… “ gumamku perlahan.  Ingin rasanya mengucek mataku untuk memastikan tapi kuurungkan karena helm terpongku ini menghalangi, huuft..

Sedikit kupercepat laju motorku untuk mensejajarkan kecepatan dengannya. Aku teringat perkataan salah seorang teman curhatku yg mengatakan “ Nanti klo ketemu lagi ajak kenalan trus fotoin dan kirim ke aku yaks…” tuing…tuing…

“Apa yg harus kulakukan, haruskah???”  pikiranku kacau aku semakin mendekatinya dan sekarang tepat di samping kanan Mr. Vixon merah itu.. 
 Kita melaju beriringan dengan kecepatan 40 km/s. Tak ada kendaraan di samping kanan, kiri, depan, maupun belakang.  Ini cukup aneh, karena salah satu dari kita tidak menambah kecepatan.

Seperti dunia berhenti, kemana perginya semua orang benarkah hanya kita berdua…  (berada di dimensi lain##$) 

Perlahan terdengar nada-nada melodi lagu yg sangat familiar ditelingaku muncul dan mengalun merdu…

Promise you… Promise you
Kawaranai nanikao sinagara
Kawatte iku kisetsuwo aruita
Kimito itsudemo tewo tsunaginagara kitanda
Tesaguride susunde kita hibimo
Kimiga itukara mayowazuni koreta teda
Tsuyoku ireta donnatokimo

Tanpa sadar aku mulai mengamati dengan seksama makhluk yg berada tepat di sampingku…
Aku tak berani mengamati wajahnya dari balik helm ink merah itu, ya iyalah bisa oleng keseimbanganku, cepk deh…

Korekara arayuru
Keshikiga kawatta toshitemo
Bokurawa konomamade iyou
Promise you kimiwo omotte bokuwa ikuruyo
Tsunagatte iru kokoroto kokorokara
Promise you tsunataetainowa
Tada aishiteru
Chikauyo eien no kakera o

Mungkin sekitar 170 cm 60 kg. Jaket hitam itu lebih cocok kau pakai dibanding jaket biru laut yg terakhir kali aku lihat. Selalu tas hitam kecil itu bergelayut di pundak sebelah kanannya. Hem,, tampak rapi tapi terlihat santai dengan sandal yg dikenakannya.

Chiisana kenkamo nandomo sitane
Surechigai hanareta hibimo arushi
Sono tabini itsumo kimiga hitsuyou tthe wakattanda
Kimiga moshimo tsumazuku tokiniwa
Dareyori ichibannitewo sashinoberu bokude itaiyo sobani isasete
Wakareto deaiwo kurikaeshi iku naka demo
Bokurawa tonarini iyou

Ups… sepertinya dia sedikit ceroboh. Tampak sepertiga dompetnya muncul dari balik saku celananya.
Hem, iks…
Kalau dompet itu sampai jatuh, aku akan mengambilnya, hya…. Seperti dicuplikan sinetron, haa….

Promise you kimiwo omotte bokuwa ikitai
Munega atsuku koikogareteiru
Promise you todoke tainowa
Tada aishiteru
Itsudemo yuukanna hino omoide

Hem,, apakah dia sadar aku berada tepat disampingnya mengamati sosoknya. Apakah dia masih mengingatku??

Mosimo ashitaga yamini nomarete
michi shirubesae naito sitemo
Kowagaru kotowa naiyo udewo hanasanaide kitto bokurawa
Dokoedomo ikeru
Promise you kimiwo omotte bokuwa ikuruyo
tsunagatte iru kokoroto kokorokara
Promise you tsunataetainowa tada aishiteru
Chikauyo eien no kakera o
Chikauyo eien no kakera o

Jika ingin menyapanya ini adalah waktu yang sangat sempura. Yaaak… apa yg sedang kupikirkan. Aku tidak mungkin menyapanya itu terlalu memalukan…

Tak sempat aku memikirkan lagi apa yg akan kulakukan. Kudengar suara gas meninggi dan  sesaat aku tersentak, aku melongos melihat Mr. Vixon merah tiba-tiba mempecepat laju motornya dan menghilang..

Aku benar-benar seperti orang bodoh, namun saat itu kesadaranku terlambat untuk mengejarnya kembali.

Kuperkirakan itu sekitar 10 menit, saat aku berada di dimensi lain…
Sepertinya ini sudah cukup, aku pun tersenyum…

Tiba-tiba terlintas ucapan beberapa temanku yang sudah lebih berpengalaman..

"Jika kau bertemu dengan seseorang yg bisa menyentuh hatimu. Mendadak akan ada musik pengiring yg kau sukai dan lagu itu melantun merdu dan saat itu juga dunia sesaat berhenti. itu pertanda kau telah memberikan hatimu. Memberikan ruang untuknya datang."

Oh my God…
You stuck in my head…


Selasa, 12 Maret 2013

*** Seri The Fighter

SRIKANDI INDONESIA
























 





















Kutip Mbah Google October 12, 2012













*** Seri The Fighter

resume 
KHALID BIN WALID

Dia salah seorang pahlawan dan kesatria umat ini, dia salah seorang tokoh shahabat Rasulullah saw yang mulia, dan dari perjalananhidupnya ini kita akan menggali berbagai pelajaran dan ibroh.Shahabat Rasulullah saw ini masuk Islam pada tahun kedelapanhijriyah dan telah terjun dalam puluhan peperangan.Para sejarawan mencatat, dia tidak pernah kalah dalam satupeperanganpun baik pada saat jahiliyah atau setelah masuk Islam, diaberkata tentang dirinya: Sungguh dengan tanganku ini telah terpotongsembilan pedang pada saat peperangan Mu’tah sehingga tidak tertinggal ditanganku kecuali sebuah pedang yang berasal dari Yaman”.1Hal ini membuktikan tentang keberaniannya yang brilian dan kekuatanbesar yang telah dianugrahkan baginya oleh Allah pada jasadnya. Danbeliau adalah komando pasukan kaum muslimin pada perang yangmasyhur yaitu perang Yamamah dan Yarmuk, dan beliau telah melintasiperbatasan negeri Iraq menuju ke Syam dalam lima malam bersama paratentara yang mengikutinya. Inilah salah satu keajaiban komandan perangini. Nabi saw telah menggelarinya dengan sebutan pedang Allah yangterhunus, dan beliau memberitahkan bahwa dia adalah salah satu pedangAllah terhadap orang-orang musyrik dan kaum munafiq
Dia adalah seorang kesatria, Khalid bin Walid bin Al-Mugiroh Al-Qurosy Al-Makhzumy Al-Makky, anak saudari ummul mukminin Maimunahbinti Al-Harits ra, dia seorang lelaki yang kekar, berpundak lebar, bertubuhkuat, sangat menyerupai Umar bin Al-Khattab ra. Shahabat memilki sikapkepahlawanan besar yang mencerminkan dirinya sebagai seorangpemberani dalam membela agama ini, di antara cerita tentangkepahlwanan beliau adalah apa yang terjadi pada perang Mu’tah, padatahun ke delapan hijriyah, pada tahun dia memeluk Islam. Jumlah tentarakaum muslimin pada saat itu sekitar tiga ribu personil sementara bangsaRomawi memilki dua ratus ribu personil, melihat tidak adanyakeseimbangan jumlah tentara kaum muslimin di banding musuh mereka,terkuaklah sikap kesatria dan kepahlawanan kaum muslimin padapeperangan ini. Nabi saw telah memerintahkan agar pasukan dipimpin olehZaid bin Haritsah, dan jika dia terbunuh maka kepeminpinan berpindahkepada Ja’far bin Abi Thalib, dan jika terbunuh maka kepeminpinandigantikan oleh Abdullah bin Rawahah. Semua peminpin di atas mati syahidpada peperangan ini, lalu bendera diambil alih oleh Tsabit bin Aqrom, dandia berkata kepada kaum muslimin: Pilihlah seorang lelaki sebagaipeminpin kalian, maka mereka memilih Khalid bin Walid, maka padaperistiwa inilah tanpak jelas keberanian dan kejeniusannya. Dia kembalimengatur para pasukan, maka dia merubah strategi dengan menjadikanpasukan sayap kanan berpindah ke sayap kiri dan sebalikanya pasukansayap kiri berpindah ke sebelah kanan, kemudian sebagian pasukandiposisikan agak mundur, setelah beberapa saat mereka dating sekanpasukan batuan yang baru datang, hal ini guna melemahkan semangatberperang musuh kemudian kesatuan tentara kaum muslimin terlihatmenjadi besar atas pasukan kaum Romawi sehingga menyebabkan merekamundur dan semangat mereka melemah. Dia ra telah memperlihatkanberbagai macam bentuk keberanian dan kepahlawanan yang tidak bisatandingi oleh semangat para pahlawan. Selain itu, dengan keahliannya dankecerdasannya dia mulai mengarahkan pasukan kaum muslimin untukmundur secara teratur dengan cara yang unik, dan cukuplah denganpeukulan yang seperti itu, dan beliau melihat agar pasukan kaum muslimin
Dari Sahl bin Abi Umamah bin Hanif dari bapaknya dari kakeknya dari Nabisaw bersabda: Barangsiapa yang meminta kepada Allah mati syahid dengansebenarnya maka Allah akan menyampaikannya kepada derajat orangorangyang mati syahid sekalipun dirinya mati di atas ranjangnya.8Lalu pada saat wafat, dia tidak meninggalkan kecuali kuda, senjata danbudaknya yang dijadikannya sebagai shadaqah dijalan Allah, pada saatberita kematian tersebut sampai kepada Amirul Mu’minin, Umar bin Al-Kattab dia berkata: Semoga Allah meberikan rahmatnya kepada AbuSualiaman, sesungguhnya dia seperti apa yang kami perkirakan”.9Dan disebutkan di dalam hadits riwayat Umar bin AL-Khattab tentangzakat bahwa Nabi saw bersabda: Adapun Khalid maka dia telah menyimpanbaju besinya dan perlengkapan berperangnya di jalan Allah”.10Dia wafat pada tahun 21 H di Himsh pada usia 52 tahun, semoga Allahmemberikan kepada Khalid balasan yang lebih baik dan semoga Allahmempertemukan kita dengannya surga yang mulia, dan segala puji bagiAllah Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam tetap tercurahkankepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga, shahabat serta seluruhpengikut beliau.

Kutip by Mbah Gogle October 2, 2010

Jumat, 01 Maret 2013

Just For Fun

What's your choice

 Seseorang yang memberikanmu sedikit lelucon dan mawar merah































Atau Seseorang yang memberikan surprise dan cincin






























Atau Seseorang yang memberikanmu video tentang dirinya



































Atau  Seseorang yang memberikanmu puzzle dg bentuk hati

  












 Atau Seseorang yang simple dengan polosnya berkata jujur





















 Atau  Seseorang yang menciptakan lagu dan menyanyikannya untukmu

 
 












Atau  Seseorang yang menciptakan banyak puisi untuk mu

















Atau  Seseorang yang rela mencucikan mobil kesayanganmu





























Atau  Seseorang yang memberikanmu potret hati


































Atau...... The Only Special Prince yang memberikan gambar hati karyanya untukmu....



Hyaaaa.............
I do....
I choose The Last....

This is just for fun...

(Bagi yg galau ^^) Peace**